KEPOLISIAN Daerah (Polda) Kalimantan Timur (Kaltim) memberangkatkan 190 personel Pasukan Brimob II Korbrimob Polri, Senin (24/8), dibawah komando Kombes Pol Iwan Hidaya, guna melaksanakan tugas penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Bawah Kendali Operasi (BKO) Polda Kalimantan Barat (Kalbar) dalam rangka Satuan tugas (Satgas) Operasi Aman Nusa II.
Apel pemberangkatan berlangsung di area parkir Bandar Udara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan, Balikpapan, dan dipimpin langsung oleh Kapolda Kaltim Irjen Pol Endar Priantoro, dihadiri Dansat Brimob Polda Kaltim, Kabid Propam Polda Kaltim, serta Kabid Humas Polda Kaltim.
Dalam arahannya, Kapolda Kaltim menegaskan, penugasan tersebut menjadi bagian dari langkah Polri dalam memperkuat personel dan kemampuan operasional menghadapi bencana karhutla yang membutuhkan penanganan intensif.
“Penugasan tersebut merupakan wujud nyata kepercayaan pimpinan Polri kepada Pasukan Brimob II Korbrimob Polri sekaligus amanah kemanusiaan dan penanggulangan bencana. Kehadiran Korps Brimob Polri sebagai satuan pamungkas dituntut untuk senantiasa siap, tanggap, dan cepat hadir dimanapun negara membutuhkan,” tukasnya.
Endar menjelaskan, ancaman karhutla bukan hanya persoalan bencana ekologis lokal, tetapi telah menjadi isu strategis yang berdampak terhadap kesehatan masyarakat, kelangsungan ekosistem, hingga perekonomian. Karena itu, diperlukan kesiapsiagaan dan sinergi seluruh unsur dalam melakukan penanganan di lapangan.
Ia berpesan, agar personel yang diberangkatkan melaksanakan tugas dengan penuh keikhlasan, dedikasi, dan loyalitas. Setiap kerja keras dalam penanganan karhutla diharapkan menjadi bagian dari pengabdian terbaik kepada bangsa dan negara.
Selain itu, tambahnya, personel diminta mematuhi seluruh SOP penanggulangan karhutla, mengutamakan keselamatan, serta menjaga soliditas regu. Ia juga menekankan. pentingnya koordinasi dan kolaborasi dengan jajaran Polda Kalbar, TNI, Manggala Agni, BPBD, relawan, maupun masyarakat setempat.
“Jangan ada langkah individual tanpa koordinasi komandan atau perwira pengendali,” pintanya.
Selain itu, ingatnya, agar personel menjaga sikap selama menjalankan tugas, menghindari pelanggaran maupun arogansi, serta mengedepankan pendekatan humanis saat berinteraksi dengan masyarakat.
“Saya juga menitipkan pesan kepada Danmen Penugasan dan para komandan kompi agar memimpin anggota dengan bijaksana, menegakkan disiplin dan aturan, serta memastikan keselamatan dan kebutuhan operasional seluruh personel tetap terjaga,” kata Kapolda.
Pemberangkatan 190 personel Brimob tersebut, ungkapnya, menjadi wujud komitmen Polda Kaltim dalam mendukung tugas kemanusiaan dan penanggulangan bencana lintas wilayah. Kehadiran personel diharapkan dapat memperkuat upaya pencegahan, pemadaman, respons cepat, serta perlindungan masyarakat dan lingkungan dari dampak karhutla di Kalbar.
“Tetap semangat kepada seluruh personel yang berangkat dalam menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab. Dan selamat bertugas prajurit kebanggaan, jiwa ragaku demi kemanusiaan,” pungkasnya.(H-2)

